Topularnews.com – Mungkin sebagian orang sudah tau apa itu metaverse, karena memang istilah ini cukup sering muncul di halaman medsos dan info teknologi. Metaverse adalah sebuah istilah yang saat ini sering muncul dan mungkin kita akan sering mendengarkan istilah ini. Sebenernya apa itu yang di maksud metaverse itu?
Siapkan kopi dan cemilannya ya.. yuk kita bahas.
Bersumber di Doctor of Computer Science Program BINUS UNIVERSITY yang dipaparkan oleh Dr. Arief Ramadhan Selaku Assistant Professor. Dijelaskan dengan detail mengenai metaverse dan juga bagaimana nanti kedepannya mengenai teknologi metaverse ini.
Apa yang di maksud dengan metaverse?
Jika kalian pernah mendengar konsep realitas atau kenyataan, metaverse bisa masuk ke dalam hal tersebut.
Dr. Arief memaparkan jika metaverse adalah istilah yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu “meta” yang berarti di luar/atas atau melebihi, serta “verse” yang memiliki arti semesta. Kata-kata tersebut bersumber dari bahasa Yunani yang akhirnya diartikan sebagai “di luar semesta” atau “melebihi semesta”.
Sekelompok ahli bernama Owen, Park, dan Kim juga pernah memberikan penjelasan tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan metaverse. Mereka mempunyai pendapat bahwa metaverse merujuk pada koleksi banyaknya elemen di dunia 3D atau tiga dimensi. Di metaverse, Di sana, manusia bisa muncul dalam bentuk avatar dan bersosialisasi tanpa adanya gangguan secara fisik.
Bagaimana cara kerja metaverse?
Dalam Dunia virtual yang disebut metaverse akan memungkinkaan kalian masuk dengan sebuah representasi diri dengan berwujud seperti avatar. Avatar ini jadi mewakili kalian di dunia metaverse dalam melakukan interaksi sosial. Kerennya dari teknologi ini, bahwa avatar tidak hanya mampu berkomunikasi tetapi juga bisa menyetuh barang-barang yang tentunya barang di dunia virtual juga.
Kalian penasaran bagaimana itu bekerja? Apakah di dunia virtual kita juga mampu merasakan sesuatu?. Untuk menyelam dalam dunia virtual tentu dibutuhkan alat yang di gunakan sebagai sumber pengirim sinyal. Anggaplah avatar kalian di dunia metaverse menyentuh sebuah pohon. Pada saat yang bersamaan, di dunia nyata kalian menggunakan sepasang sarung tangan haptic. Sarung tangan ini akan mengirimkan sinyal ke otak agar kalian bisa merasakan sentuhan tersebut. Simpelnya seperti itu cara kerjanya.
Tentu selain menggunakan alat yang memadai, diperlukan juga software yang support. Software dibuat untuk memahami gerakan, bahasa dan suara.
Metaverse, teknologi masa depan berpotensi besar
Dr. Arief memaparkan bahwa metaverse adalah sebuah teknologi yang mempunyai potensi besar. Bahkan beberapa ahli dari luar negeri mengatakan bahwa metaverse akan menjadi “next big thing”. Sama seperti kemajuan teknologi pada umumnya, metaverse ini berpeluang memudahkan manusia dalam melakukan banyak hal. Namun tentu dengan semakin canggih teknologi berkembang ada dampak konsekuensi yang harus di tanggung.
Saat ini banyak perusahaan yang masih riset perkembangan dari metaverse. Tentu ini akan menjadi hal yang luar biasa jika mampu membuat sebuah dunia virtual yang terkoneksi antara satu dengan yang lain.
Dari pemaparang diatas, bisa kita simpulkan bahwa metaverse adalah dunia virtual yang bisa mempertemukan siapa saja tanpa terhalang gangguan fisik. Katakanlah kalian ingin bertemu dengan seorang teman yang berada jauh dari kalian, maka hal tersebut bisa dengan mudah dilakukan di dunia virtual.